Nutrisi penting Tanaman Hidroponik dan Cara Membuat Nutrisi Hidroponik secara mudah

Nutri penting tanaman hidroponik

Infohidroponik - Tidak bisa dipungkiri ada banyak aspek penting dan banyak faktor yang harus diperhatikan dalam bercocok tanam secara hidroponik, baik dari pencahayaan yang cukup (sinar matahari langsung dan tidak langsung), air, serta nutrisi.
Meski hidroponik sendiri merupakan alternatif bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, akan tetapi hal tersebut menimbulkan beberapa permasalahan, di antaranya adalah nutrisi yang diperlukan demi pertumbuhan tanaman. Kandungan nutrisi yang cukup akan menjamin pertumbuhan yang baik bagi tanaman itu sendiri.

Selain itu, seperti kita ketahui ada beberapa hal yang harus dimiliki dalam budidaya tanaman secara hidroponik, di antaranya adalah:

  1. Media Tanam
  2. Nutrisi
  3. Peralatan
  4. Perawatan
  5. Benih

Setelah Anda memilih benih yang akan ditanam, lalu menentukan media tanam yang digunakan maka hal berikutnya adalah mengambil keputusan nutrisi hidroponik itu sendiri. Akhir-akhir ini pun sudah banyak online store atau toko pertanian yang bisa menjawab akan kebutuhan hal tersebut.

Nutrisi hidroponik sendiri tidak lain adalah pupuk dalam bahasa sederhananya, yang tentunya memiliki berbagai unsur dan juga kandungan yang amat lengkap guna memenuhi kebutuhan nutrisi tumbuhan hidroponik yang Anda tanam. Baik makro maupun mikro, serta memiliki unsur hara.

Serupa dengan media tanam hidroponik sendiri, nutrisi hidroponik pun bisa Anda dapatkan secara mudah di sekeliling Anda, atau bahkan Anda bisa membuatnya sendiri. Berikut beberapa bahan yang bisa Anda gunakan untuk membuat nutrisi hidroponik secara sederhana dan tanpa perlu membeli:

  1. Kotoran Kelinci
  2. Nasi Basi
  3. Kotoran Ayam atau Kambing
  4. Batang Pohon Pisang
  5. Daun Kering
  6. Kombinasi Pupuk Buatan Sendiri

Anda bisa memilih salah satu di antaranya, yang tentunya cocok dan berguna bagi kebun hidroponik Anda. Bahkan Anda pun bisa membuat sendiri kombinasi yang tepat, yang bahan-bahannya bisa didapatkan secara murah. Memang bukan hal mudah untuk menggabungkan atau mengkombinasikannya, akan tetapi hal tersebut bisa menjadi tantangan baru bagi Anda.

Baca juga: Daftar Peralatan untuk budidaya tanaman hidroponik

Yang haruslah Anda pahami adalah nutrisi hidroponik wajib memiliki semua unsur hara yang dibutuhkan tanaman, karena seperti sudah kita ketahui bahwa hidroponik sama sekali tidak menggunakan tanah sebagai media tumbuhnya. Berikut beberapa hal yang dibutuhkan oleh tumbuhan hidroponik secara umum:

  1. Zinc (Zn)
  2. Magnesium (Mg)
  3. Nitrogen (N)
  4. Kalsium (Ca) dan Kalium (K)
  5. Mangan (Mn)
  6. Besi (Fe)
  7. Sulfur (S)

Meski masih ada banyak lagi yang pastinya akan sangat dibutuhkan oleh tanaman hidroponik, akan tetapi beberapa hal tersebut dianggap cukup memenuhi keperluan tanaman bagi para pemula untuk. Berbagai unsur tersebut memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing. Seperti nitrogen amat dibutuhkan untuk memulai perkembangan tumbuhan dan dipercaya berguna untuk pembentukan tunas.

Begitu halnya dengan kalium, yang berfungsi sebagai pembentukan buah dan memiliki peranan penting untuk proses fotosintesis. Tidak hanya itu saja, pH pun memiliki peranan penting dalam bercocok tanam secara hidroponik, sebaiknya memiliki kadar pH 5.5 6.5.

Tentunya di sini akan dibahas beberapa cara pembuatan nutrisi hidroponik secara mudah, yaitu dengan menggunakan daun-daunan yang telah kering dan nyaris membusuk, cara pembuatannya adalah:

  • Mengumpulkan daun-daun kering dalam sebuah wadah cukup besar seperti ember

  • Menghancurkan daun-daun tersebut dan mencampurkannya dengan gula merah (gula aren) secukupnya

  • Mencampurnya dengan air (sebaiknya air tanah dan bukan air mineral galonan) dengan takaran yang secukupnya, agar tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental

  • Setelah jadi, Anda menyimpannya di tempat yang tidak terkena matahari langsung selama 10 hari

  • Nutrisi hidroponik sudah bisa digunakan


  • Cukup mudah bukan? Selain daun kering, Anda pun bisa membuat nutrisi hidroponik dari nasi basi.

  • Setelah mengumpulkan nasi basi atau nasi sisa dalam sebuah wadah atau ember besar, segera tutup dengan menggunakan plastik atau kertas. Usahakan menutupnya agar tidak terlalu rapat dan menyimpannya selama beberapa hari (4-5 hari)

  • Selang beberapa hari setelah nasi basi tersebut tumbuh jamur yang warnanya agak kekuningan, rebus air secukupnya hingga mendidih kemudian mencampurnya dengan gula merah (gula aren) dan aduk secara merata

  • Tunggu hingga adukan gula aren dan air dingin

  • Mencampur air campuran gula aren tersebut ke dalam nasi basi ke sebuah wadah cukup besar

  • Aduk secara merata

  • Memasukkan hasil adukan tersebut ke dalam wadah kecil, bisa berupa botol bekas air mineral atau jerigen minyak bekas

  • Simpan selama beberapa hari (7-8 hari)

  • Nutrisi hidroponik sudah bisa dipergunakan


  • Baca juga: ini dia Kesalahan dalam metode hidroponik yang harus anda tahu

    Nah, dari dua cara tersebut pun Anda sudah bisa membayangkan betapa mudah dalam pembuatan nutrisi hidroponik bukan? Meski demikian, ada baiknya Anda pun terus mencari tahu yang terbaik untuk budidaya tanaman hidroponik Anda.

    Labels: Nutrisi hidroponik

    Thanks for reading Nutrisi penting Tanaman Hidroponik dan Cara Membuat Nutrisi Hidroponik secara mudah. Please share this article.

    Share:

    0 Komentar untuk "Nutrisi penting Tanaman Hidroponik dan Cara Membuat Nutrisi Hidroponik secara mudah"