7 Cara Menanam dan Merawat Cabe Hidroponik secara Mudah untuk Pemula

Teknik menanam cabe hidroponik

infohidroponik.com - Cabe adalah salah satu tanaman palawija yang menjadi kebutuhan pokok yang harus ada di dapur setiap penduduk. Tanaman cabe dapat di budidayakan dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan cara menanam cabe hidroponik. Metode penanaman ini bisa di lakukan dalam banyak media, seperti polybag, pot dan botol minum plastik.

Selain cara menanamnya yang mudah harga jual cabe juga tergolong mahal, sehingga banyak petani yang membudidayakan tanaman ini. Tanaman ini dapat tumbuh dengan mudah baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi, namun kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap daya hidup tanaman dan juga kualitas dari buahnya.

Cara Membudidayakan yang Benar


Lingkungan anda sempit tapi ingin berkebun atau menanam cabe, anda bisa memanfaatkan pekarangan anda yang sempit dengan peralatan dan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai. Terdapat beberapa cara agar tanaman cabe anda tetap tumbuh subur meski di lahan yang sempit dan terbatas. Berikut cara untuk membudidayakan cabe di lahan yang sempit.

1. Persiapan bibit cabe

Menanam cabe di lahan yang sempit dapat anda mulai dengan memilih dan menyiapkan bibit cabe yang berkualitas. banyak bibit cabe yang tersedia di toko bibit tanaman, banyak pilihan yang disediakan mulai dari bibit cabai lokal sampai cabe impor. Jika anda tidak ingin mengeluarkan biaya terlalu mahal, buatlah bibit sendiri dari cabe yang ada di dapur anda.

Namun tidak semua biji cabe bisa di jadikan bibit, pilihlah cabe yang berkualitas. dalam hal ini pilih cabe yang sudah benar-benar masak, dapat dilihat dari warna kulit cabe tujuannya agar bibit yang anda dapatkan cepat tumbuh ketika di tanam. Jenis cabe yang biasa mudah ditanam dan jangka panennya cepat adalah cabe rawit.

Selanjutnya, jika anda sudah memperoleh bibit yang bagus. Keringkan cabe yang akan anda jadikan bibit, kemudian belah cabe dan ambil bijinya dan masukkan ke dalam air hangat selama kurang lebih 3 – 4 jam. pilihlah cabe yang tenggelam di selama direndam, karena kualitas cabe yang di tenggelam jauh lebih baik dari pada cabe yang mengapung.

2. Menanam Bibit Cabe

Anda dapat menyemai bibit cabe pada tanah biasa secara langsung atau menggunakan polybag kecil yang berisi tanah. Langkah yang harus anda lakukan adalah setelah cabe di rendam air hangat anda bisa menambahkan vitamin tumbuhan atau obat yang dapat mempercepat pertumbuhan bibit cabe.

Kemudian bungkus bibit cabe yang sudah anda rendam menggunakan kain basah kurang lebih 24 jam. lakukanlah seperti hendak membuat kecambah, karena memang tujuannya adalah mempercepat proses tumbuhnya kecambah dari benih cabe. Pindahkan cabe yang telah di bungkus 24 jam ke dalam media semai baik itu tanah langsung atau dalam polybag.

3. Persiapan Media Tanam

Jika di lingkungan anda tidak tersedia tanah yang bisa anda gunakan untuk bertani, anda bisa menggunakan media berikut ini sekam, pasir, serbuk kayu, kerikil dan air. Namun, media selain tanah hanya dapat di gunakan jika sudah di campur dengan media lainnya. Tidak bisa digunakan secara sendiri-sendiri.

Cara membuat media tanam adalah sebagai berikut, siapkan semua bahan pasir, kerikil halus dan serbuk gergaji. Jangan lupa sediakan pupuk kandang yang sudah di campur dengan EM4, serta siapkan pupuk kimia sebagai tambahan. Aduk pasir, sekam, serbuk gergaji dan pupuk organik sampai tercampur merata.

Masukkan semua bahan yang sudah di campur ke dalam polybag hingga penuh, dan buatlah lubang udara di bagian polybag. Media tanam sudah siap di tanam dengan bibit unggul yang anda miliki.

4. Penanaman cabai pada media tanam

Benih yang sebelumnya sudah di tanam pada media lain setelah usia 25-30 hari, siap untuk di pindahkan ke dalam media yang lebih besar. Saat memindahkan bibit cabe lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak benih, selanjutnya tanam bibit yang sudah anda pindah ke dalam polybag yang sudah anda siapkan sebelumnya.

5. Kebutuhan Nutrisi untuk merawat tanaman cabe

Cabe tidak akan tumbuh dengan baik jika hanya di tanam saja, harus di lakukan perawatan rutin agar cabe hidroponik anda tumbuh subur. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya bisa menggunakan obat khusus yang memang tersedia untuk tanaman hidroponik. Pemberian nutrisi sebaiknya diberikan setelah 7 hari dari waktu menanam.

6. Cara merawat tanaman cabe

Baca juga: 10 Jenis media tanam hidroponik yang wajib anda ketahui

Jika anda mempunyai tanaman cabe di rumah, ada beberapa hal yang wajib anda lakukan untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. perawatan yang wajib anda lakukan meliputi pengontrolan nutrisi cabe secara rutin, pencegahan dan penanggulangan hama dan penyakit dan memenuhi kebutuhan unsur hara dari tanah untuk pertumbuhan cabe.

7. Masa Panen

Cabe hidroponik umumnya dapat di panen ketika usia 80-90 hari setelah di tanam, biasanya ditandai dengan warna cabe yang mulai berubah merah dan kekuningan. Cabe yang sudah siap panen dapat bertahan dua hari diatas pohon dan akhirnya busuk jika tidak segera di panen.

Labels: Cabe hidroponik

Thanks for reading 7 Cara Menanam dan Merawat Cabe Hidroponik secara Mudah untuk Pemula. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "7 Cara Menanam dan Merawat Cabe Hidroponik secara Mudah untuk Pemula"