Cara Menanam Dan Merawat Paprika Hidroponik secara mudah untuk pemula

Ini dia Cara Menanam Dan Merawat Paprika Hidroponik

Di zaman yang serba modern ini banyak sekali area persawahan, perkebunan bahkan hutan yang ditanami tanaman. Sehingga di daerah perkotaan sulit sekali menemukan area yang luas untuk menanam sesuatu. Namun ada solusinya, bagi beberapa orang yang hobi menanam tanaman atau pohon tapi memiliki area yang sempit maka anda bisa menggunakan cara menanam hidroponik.

Cara menanam tanaman dengan cara hidroponik adalah metode atau cara dalam bercocok tanam, yang memanfaatkan air sebagai media tanam. Air tersebut sebagai pengganti tanah dalam bercocok tanam tersebut. Metode hidroponik ini akan sangat menguntungkan, bagi anda yang tidak memiliki lahan yang luas untuk menanam di dalam tanah.

Selain metode hidroponik masih banyak media tanam yang tepat untuk anda yang senang bercocok tanam, selain menggunakan media tanam air. Yaitu arang sekam, rockwoll, zat silikat, sabut kepala, dan masih banyak lagi. Ada banyak jenis tanaman yang cara penanamannya dengan cara hidroponik, salah satunya paprika. Lalu, bagaimana cara menanam paprika hidroponik di area yang sempit.

Tahapan Cara Menanam Paprika Hidroponik Di Area Atau Lahan Yang Sempit


Melakukan segala jenis persiapan

Langkah awal adalah mempersiapkan beberapa bahan dan alat yang dibutuhkan untuk menanam paprika dengan cara hidroponik. Pastikan juga bahwa semua bahan dan alat sudah terkumpul. Persiapan tersebut meliputi wadah, benih, media semai, termometer dan hygrometer, pinset, ruang semai, serta alat semprot.

Mempersiapkan benih paprika

Bagaimana cara mendapatkan benih paprika, jangan khawatir karena sekarang sudah banyak toko yang menjual benih paprika. Anda bisa mendapatkannya di pasar khusus tanaman atau membelinya secara online. Namun jika anda membeli jenis benih yang sudah siap tanam, maka anda tidak perlu menyemainya terlebih dahulu.

Baca juga: Cara mudah Menanam Melon dengan teknik hidroponik

Lain halnya dengan jenis bibit yang tidak siap tanam, maka anda tetap harus melakukan proses semai terlebih dahulu. Berikut ini beberapa cara menyemaikan benih atau bibit sebelum mulai menanam. Yaitu sebagai berikut:

  1. Rendamlah bibit paprika di dalam wadah yang berisi air selama kurang lebih 2 jam lamanya.
  2. Siapkan media penyemaian seperti campuran sekam atau pupuk kandang dan juga tanah, lakukan dengan perbandingan 1:3.
  3. Kemudian tanamlah bibit yang sudah direndam tadi, ke dalam media semai dengan tinggi kira-kira 1 cm.
  4. Jangan lupa untuk menempatkan bibit semai di tempat yang kurang terkena sinar matahari.
  5. Lalu siram bibit semai tersebut secara rutin, misalnya setiap pagi dan sore. Hal itu dilakukan agar bibit cepat bertunas, namun anda harus memerhatikan cara menyiramnya. Jangan sampai benih tersebut tenggelam karena anda menyiram dengan air yang terlalu banyak.
  6. Setelah bibit tersebut menginjak umur 24 sampai 30 hari, maka bibit paprika sudah siap dipindahkan ke media tanam.

Menyiapkan media tanam

Setelah selesai dengan proses penyemaian, lalu siapkan media tanam untuk paprika hidroponik tersebut. Siapkan media tanam dan bersihkan dengan air, pastikan seluruh bagian media tanamnya sudah basah terkena air. Lalu biarkan air siramannya merembes keluar.

  • Setelah itu buatlah lubang yang kecil dengan menggunakan rockwoll, jika anda menggunakan rockwoll. Atau buatlah garitan kecil yang berpotongan pada sekam jika anda menggunakan media tanam sekam bakar.

  • Lalu letakkan benih paprika tersebut satu per satu di setiap lubang dengan posisi calon lembaga, yang memiliki titik tumbuh yang menghadap ke arah bawah kurang lebih sekitar 0,5 cm dengan menggunakan pinset. Setelah itu tutup semua benih dengan menggunakan plastik mulsa.

  • Untuk setiap bibit yang memiliki kotiledon yang sudah tumbuh sempurna, maka pindahkan ke polybag yang berukuran 15x15 cm. Pastikan polybag tersebut sudah basah dengan air larutan nutrisi.


  • Cara Merawat Tanaman Paprika Hidroponik


    Tanaman paprika adalah jenis tanaman yang tidak terlalu suka dengan sinar matahari secara langsung, oleh karena itu sebaiknya beri naungan di atas tempat anda menanam atau menyimpan tanaman paprika tersebut. Untuk hasil yang optimal anda bisa menggunakan naungan berupa paranet. Berikut tata cara merawat tanaman paprika dengan cara yang tepat, yaitu :

    1. Lakukan penyiraman secara rutin setiap pagi dan sore hari.
    2. Lakukan penyiangan rumput yang berada di sekitar tanaman paprika hidroponik.
    3. Memberi pupuk susulan untuk menjaga nutrisi tanaman paprika tersebut.
    4. Usahakan menempatkan tanaman paprika agak berjauhan dan jangan terlalu dekat, beri jarak sekitar 5 cm.

    Anda juga bisa memberi pupuk AB mix pada tanaman paprika tersebut, atau bisa juga memberi pupuk hidroponik yang khusus untuk tanaman hidroponik. Jika anda merawat tanaman paprika tersebut dengan rutin dan teratur, maka anda bisa panen sekitar 3 bulan setelah masa tanam. Setelah masa panen yang pertama, anda bisa mendapatkan paprika sekitar 7-9 bulan setelah mengganti bibit paprika yang baru.

    Baca juga: Jenis median tanam Hidroponik

    Labels: Paprika hidroponik

    Thanks for reading Cara Menanam Dan Merawat Paprika Hidroponik secara mudah untuk pemula. Please share this article.

    Share:

    0 Komentar untuk "Cara Menanam Dan Merawat Paprika Hidroponik secara mudah untuk pemula"