6 Daftar Alat-Alat Hidroponik Penting yang Harus Anda Ketahui

Peralatan hidroponik

Hidroponik merupakan budidaya menanam yang memanfaatkan banyak air, tapi tidak harus menggunakan tanah. Sistem atau cara menanam dengan hidroponik memang lebih menekankan pemenuhan kebutuhan akan nutrisi tanaman. Walaupun memanfaatkan air, namun sebenarnya sistem tanam dengan hidroponik penggunaan airnya lebih sedikit dibanding dengan sistem tanah.

Maka dari itu cara menanam dengan hidroponik memiliki penggunaan air yang lebih efisien, sehingga selain cocok untuk rumah atau daerah yang memiliki lahan sempit hidroponik juga cocok untuk daerah yang memiliki pasokan air yang sedikit. Sebelum mulai dilakukan penanaman, ada beberapa alat-alat hidroponik yang harus anda persiapkan.

Peralatan hidroponik sederhana sangat dibutuhkan dalam proses penanaman dengan cara hidroponik. Apalagi harga peralatan hidroponik ini cukup murah di pasaran, dan mudah didapatkan. Sebenarnya tumbuhan atau tanaman dapat tumbuh di mana saja dan menggunakan media apa saja, selama nutrisi yang dibutuhkan selalu terpenuhi dengan baik.

Tanaman yang ditanam dengan tanah memiliki fungsi sebagai penyangga tanaman dan air, dan di dalam tanah tersebut terjadi proses penyerapan nutrisi untuk tanaman tersebut. Kondisi tersebutlah yang menciptakan sistem atau metode penanaman baru yaitu hidroponik, yang di mana cara tanam atau sistem tersebut lebih menekankan pemenuhan kebutuhan nutrisi akan tanaman tersebut.

Alat-Alat Hidroponik Yang Dibutuhkan Ketika Bercocok Tanam


1. Pipa Air PVC

Gambar pipa tanaman hidroponik

Pipa air adalah tabung atau pipa yang pada umumnya menggunakan polivinil klorida atau PVC. Atau bisa juga menggunakan saluran besi, polietilena, atau tembaga yang membawa air bersih untuk memberikan tekanan udara.

2. Ph meter

Peralatan ph meter

Ph meter adalah salah satu alat elektronik yang kegunaannya yaitu untuk mengukur Ph atau mengukur derajat keasaman atau kebasaan. Pengukuran Ph tersebut biasanya dilakukan dengan menggunakan angka, yaitu angka 1 sampai 14. Untuk ukuran Ph netral, biasanya akan berada di angka 7.

Untuk angka di bawah 7 menunjukkan tingkat keasaman, sedangkan untuk angka di atas angka 7 untuk menunjukkan tingkat kebasaan. Pengukuran Ph untuk tanaman juga merupakan hal yang penting, khususnya dengan cara tanam yang menggunakan hidroponik.

Baca juga: Tips cara mudah menanan paprika dengan teknik hidroponik

Ph meter ini akan menentukan larut tidaknya unsur tanaman dan apakah proses penyerapan akar tanaman dilakukan dengan baik. Selain itu Ph meter ini juga akan menentukan pertumbuhan dari suatu tanaman.

3. Rockwool

Peralatan rockwool hidroponik

Rockwool adalah salah satu dari alat-alat hidroponik yang tidak asing lagi digunakan oleh para petani hidroponik. Media tanam rockwool menjadi media tanam yang sangat baik, karena memiliki kelebihan dalam hal perbandingan komposisi air dan juga udara yang disimpan di media tanam tersebut.

4. TDS meter

Peralatan tds meter hidroponik

Peralatan hidroponik selanjutnya adalah TDS meter, TDS tersebut adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah padatan atau partikel terlarut yang ada di dalam air. Alat ini juga digunakan untuk mengukur kepekaan larutan nutrisi hidroponik, karena apabila tidak diukur maka tanaman tersebut bisa saja kekurangan atau kelebihan nutrisi.

Hal itu bisa berakibat buruk bagi tanaman, karena kelebihan atau kekurangan nutrisi maka tanaman tersebut bisa terkena racun dan mati. Mengukur kepekaan tanaman dengan menggunakan TDS pada setiap tanaman hidroponik ini sangat penting, karena seberapa banyak tanaman tersebut membutuhkan nutrisi.

5. Cocopeat

Gambar peralatan serat kelapa hidroponik

Peralatan hidroponik yang satu ini merupakan serat kelapa ataupun serat alami yang diekstrak dari kulit buah kelapa. Cocopeat dapat digunakan menjadi sebuah produk seperti tikar, keset, sikat, dan juga kasur. Kegunaan lain pada cocopeat ini adalah bisa ditempatkan di jok pading, dan untuk tanaman holtikultura.

6. Pot hidroponik

Peralatan pot buat budidaya teknik hidroponik

Pot yang khusus digunakan untuk tanaman hidroponik tentu saja penting, bahkan anda bisa membuatnya sendiri. Cara membuat pot hidroponik tersebut diantaranya sebagai berikut :

  1. Potonglah bekas botol air mineral menjadi 2 bagian, boleh menggunakan gunting ataupun cutter.
  2. Panaskan paku, untuk membuat lubang yang berdiameter 1 cm pada masing-masing bagian botol di bagian atas dan juga bagian bawah untuk aerasi.
  3. Buka bagian tutup botol agar akar dapat menembus media tanam dan berkembang di permukaan larutan nutrisi.
  4. Lalu masukkan bagian botol bagian atas ke botol bagian bawah yang sudah diisi dengan larutan nutrisi.
  5. Kemudian langkah terakhir adalah masukkan media tanam ke pot hidroponik tersebut.
Masih banyak lagi alat-alat hidroponik lainnya yang bisa anda gunakan dalam pembuatan tanaman hidroponik. Dengan menggunakan sistem tanam hidroponik maka biaya yang digunakan untuk bercocok tanam pun biasanya lebih hemat. Selain irit biaya, sistem hidroponik ini juga tidak memerlukan tenaga yang ekstra.

Baca juga: Begini Cara menanam dan Merawat tanaman hidroponik Secara mudah

Selain itu banyak juga keuntungan yang anda dapatkan dalam sistem tanam hidroponik ini, misalnya teknik bercocok tanam ini tidak memerlukan tanah, air akan bersirkulasi di dalam sistem sehingga bisa digunakan untuk keperluan lainnya, tidak menimbulkan polusi yang akan mencemarkan lingkungan, pemberian nutrisi lebih efisien karena pengendalian nutrisi lebih mudah, dan lain-lain.

Labels: Peralatan hidroponik

Thanks for reading 6 Daftar Alat-Alat Hidroponik Penting yang Harus Anda Ketahui. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "6 Daftar Alat-Alat Hidroponik Penting yang Harus Anda Ketahui"